Ketua Umum Laskar Fisabillillah Indonesia Angkat Bicara Terjadinya Aksi Demo Siswa di SMK Negeri 1 Gunungguruh

0
118

Adanya aksi demo yang dilakukan oleh Siswa/Siswi menuai kontroversi dari beberapa pihak, aksi demo tersebut terjadi di lingkungan sekolah SMK Negeri 1 Gunungguruh pada hari Selasa (22/10/24).

Sukabumi, Infoindpenden.com – Adanya aksi tersebut diduga di sebabkan oleh kekecewaan dan tidak transparannya terkait dugaan pungutan, salah satunya DSP (Dana Sumbangan Pendidikan), aksi tersebut dalam bentuk mengeluhnya orang tua siswa karena pembiayaan disekolah itu sangat mahal.

Aksi demo tersebut menjadi sorotan terutama masyarakat, Lembaga, dan beberapa Tokoh masyarakat. Salah satunya Ketua Umum LFI (Laskar Fisabillillah Indonesia) Abi Kholil Asubki, mengatakan kepada awak media, dalam hal itu sudah jelas di atur dalam kemendikbud apapun bentuk praktek pungutan di lingkungan sekolah itu tidak diperbolehkan.

Adapun pungutan seperti sumbang atau bentuk infaq yang memang sudah diatur oleh para pihak sekolah maupun pihak komite dengn nominal yang sudah di tetapkan dan wajib untuk bayar, diduga itu sudah menjadi syarat pungli yang di manfatkan oleh oknum-oknum tertentu.

Yang seharusnya pihak KCD (kepala Cabang Dinas) wilayah V harus bertindak cepat dan tegas adanya aksi demo yang di lakukan di sekolah tersebut, apalagi ini mengenai dugaan pungli dan kami Laskar Fisabillillah Indonesia mendorong agar segera cepat diatasi di sekolah tersebut.

“Kalo bisa diganti itu Kepala Sekolahnya karena sudah tidak kondusif, ” ucapnya, Rabu (23/10/2024).

Lanjutnya, masih ketua umum LFI mengatakan itu sangat miris sekali apalagi di Dunia pendidikan dalam aksi demo tersebut dilakukan oleh siswanya sendiri, maka dari itu pihak APH (Aparat Penegak Hukum) dan kejaksaan harus cepat bertindak bila perlu Investigasi atau Audit.

“Supaya dalam permasalahan ini bisa cepat terselesaikan karena kalau berlarut-larut itu sangat mengganggu aktifitas dalam belajar,” jelasnya. (Lutfi)

BACA JUGA :  Satres Narkoba Polres Purwakarta Ringkus Kurir Narkoba